Menulis Buku Tuk Kenaikan Pangkat, Siapa Takut!
Menulis Buku Tuk Kenaikan Pangkat, Siapa Takut!
Assalamualaikum Bapak Ibu hebat, selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua. Materi malam ini begitu sangat ppenting sebagai seorang PNS khususnya klagi kita sebagai seorang guru. Yang mana ketika kita akan mengurus naik pangkat maka tetek bengek semua hal harus kita lakukan dan terkadang membuat sebagian guru termasuk saya akhirnya malas untuk mengajukannya apalagi kalau berkaitan dengan urusan kelengkapan dupak dan kawan-kawanya. Begitu juga tuntutan dan syarat yang membuat sebagian besar guru akhirnya memilih untuk tidak mengajukannya.
Namun malam ini kita di bantu dengan materi yang sangat penting berkaitan dengan kenaikan pangkat tersebut terutama bagi kita yang sudah mempunyai hoby menulis, tinggal di poles dan dipelajari sedikit lagi mungkin kita sudah bisa menghasilkan sebuah karya buku yang akan membantu kita untuk kenaikan pangkat tersebut.
Malam ini materi dibuka dengan sebuah kata pembuka motivasi dari moderator cantik Bu Yandri Novita Sari, S.Pd untuk kita yang hoby menulis agar bisa memanfaatkan hobi tersebut dan mempermudah kita untuk naik pangkat.
Faktor pendukung untuk kenaikan pangkat bagi seorang pendidik adalah menulis buku. Nah ini tak jarang banyak pendidik yang berargumentasi bahwa menulis buku suatu hal yang susah.
Apakah bener begitu?
Lalu buku yang bagaimana yang masuk kategori kenaikan pangkat PNS?
Apa saja jenisnya?
kita akan mendapat jawabannya dari narasumber kita malam ini Bapak Dr. Imron Rosidi, M.Pd.
Malam ini beliau memberikan materi terkait 3 hal pokok yang dibutuhkan Untuk Kenaikan pangkat :
1. Pengembangan Diri
2.Publikasi Ilmiah (PI)
3. Karya Inovatif (KI)
Salah satu jenis PI dan KI adalah penulisan buku. buku apa saja
Untuk PI bisa berbentuk buku di bidang pendidikan, buku terjemahan, buku hasil mengubah dari laporan penelitian kita. Sementara itu, di KI bisa berupa buku kumpulan puisi, buku kumpulan cerpen, dan buku novel.
Menurut beliau banyak karya buku-buku yang diajukan untuk Kenaikan Pangkat, sering berupa buku antologi puisi yang ditulis keroyokan. setiap guru hanya menulis satu atau lebih puisi. ini tidak bisa dinilai. untuk kumpulan puisi, hanya yang menulis minimal 20 puisi yang bisa dinilai. untuk kumpulan cerpen, minimal satu guru menulis 5 cerpen.
bebetapa contoh PPt dari Pak Dr. Imron Rosidi M.Pd

Mantap semangat ibu menulis agar naik pangkat segera.
BalasHapusAamiin
Hapus