Mengukir Prestasi Lewat Tulisan
Hari ini adalah hari terakhir Andini mengikuti pelatihan, Andini agak sedih karena ia harus berpisah dengan teman-teman yang serasa seperti keluarga selama 7 hari kegiatan pelatihannya tersebut.
Materi terakhir hari ini agak sedikit santai. Moderator Bu Helwiyah nampak penuh semangat membuka acara pada kegiatan di hari terakhir pelatihan mereka. Walaupun narasumber nampak belum hadir.
”Produktivitas dan prestasi adalah suatu united. Menulis merupakan kegiatan produktif yang dapat dilakukan siapa saja. Bagaimana kita meraih prestasi melalui menulis? Yok menjadi produktif dalam menulis untuk melejitkan prestasi. Ikuti KBMN ini bersama duo cantik Narasumber Bu Rita dan saya Bunda Ewi sebagai moderator yang akan menemani bapak ibu siang ini,” jelas Bu Helwiyah antusias
”Sambil menunggu narasumber kita yang agak terlambat karena ada undangan yang harus beliau hadiri dulu, maka persilahkan bapak ibu untuk menyimak biodata dari narasumber kita siang ini dengan link yang tertera di layar monitor.” lanjut Bu Helwiyah.
Bu Helwiyah memperkenalkan narasumber tersebut dengan menampilkan link blog beliau. Andini segera membuka tautan link yang terpampang di monitor layar.
https://www.cikgurita.com/2022/06/about-me.html?m=1
Andini nampak serius membacanya. ”Nih, coba kamu baca biodata narasumber kita hari ini.” tunjuk Andini pada Lina teman sekamarnya itu.
Iya, aku lagi membuka link nya, ternyata beliau seorang guru berprestasi, penulis, blogger, youtuber, narasumber nasional pula. Prestasi beliau kebanyakan dari ikut lomba menulis.” jawab Lina.
Andini mengangguk mengiyakan, kemudian ikut mengomentari penjelasan Lina. ”Beliau juga sedang menempuh S2 Magister Teknik Informatika di Universitas AMIKOM Yogyakarta. Beliau mengajar di SMP Negeri 2 Mendoyo" jawab Andini.
”Bu Rita juga sudah menghasilkan buku yang berjudul 25 Trik Jitu Menulis dan Menerbitkan, Buku Merajut Asa Sejak Belia, Tiara, dan 25 Tutorial Pembelajaran Daring dan Luring. Ada juga Buku duet bersama Prof. Richardus Eko Indrajit dengan judul Knowledge Management (Mengintegrasikan Digital Tools Dalam Rencana Pembelajaran) Penerbit Andi. Wiiih, ini kan penerbit mayor, Din!" pekik Lina.
"Yup!" Andini mengangguk me-iya-kan.
Lina menegakan duduknya, ”Buku antalogi nya juga banyak nih, sudah 25 buku. Keren ya, usianya masih muda tapi sudah banyak banget prestasinya, apalah kita berdua ini.” jelas Lina dengan antusias. Tanpa berkedip menatap ponselnya.
"Jadi simak benar-benar materi beliau siapa tau ada tipsnya nanti, mudah-mudahan kita juga bisa mengikuti jejak beliau,” jelas Andini.
Tak berapa lama nampak seorang wanita berkerudung kuning dengan warna gamis senada berusia sekitar 40 tahunan memasuki ruang aula dengan aura yang penuh percaya diri dan tersenyum hangat.
”Ayo kita sambut Bu Rita Wati,” perintah Bu Helwiyah dengan di sambut tepuk tangan yang begitu meriah.
Andini nampak terpesona dengan aura wanita tersebut. Terpancar kehangatan dalam wajahnya yang teduh dengan senyum yang tak pudar dari wajahnya, saat masuk ruangan aula sampai beliau duduk.
”Perkenalkan narasumber kita, Bu Rita Wati Seorang ibu muda yang cantik, cerdas, berprestasi tingkat nasional, segudang karya dan aktifitas, beliau dari Jembrana Bali” jelas Bu Helwiyah dengan disambut tepuk tangan meriah.
Assalamualaikum wr.wb. Selamat siang, salam sejahtera untuk Bpk/ibu hebat yang telah bergabung di kelas KBM PGRI Nusantara gel 28.
Terimakasih Bu Ewi moderator ramah, keren dan beken di KBM PGRI. Maaf saya agak terlambat 30 menit karena harus menghadiri undangan terlebih dahulu,” jelas Bu Rita.
https://www.youtube.com/watch?v=gPL8PasXB_I&t=66s
”Sejak 5 bulan lalu saya disibukkan selain kuliah magister saya mendapatkan kesempatan belajar di CS50 Harvard University.” lanjut beliau.
”Keren ya,” gumam Andini yang di anggukan Lina.
"Semenjak menulis saya mendapatkan kesempatan untuk berbagai sharing pengalaman terutama dalam hal menulis, blog dan guru inspiratif serta tutorial."
"Gimana cara bagi waktunya, bu?" Celetuk salah seorang peserta di bagian belakang.
1. Cara saya membagi waktu jika dulu sebelum kesibukkan padat sewaktu menjadi siswa KBM, setiap saat saya usahakan ketika ada ide menulis, tapi pada saat kegiatan sudah padat saya tulis dulu pelan-pelan ide-ide utama terutama ketia saya megikuti lomba tulisan itu saya tulisa perlahan-lahan.
2. Kebetulan semangat saya membara pada tahun 2021 jadi buku saya hampir 90% terbit di tahun itu dan 1 di tahun 2020 sehinga ketika saya flashback itulah yang membuat saya terpilih menjadi salah satu guru inspiratif jenjang SMP.
Nampak dari belakang Imro'atus Sholehah mengangkat tangannya. ”Perkenalkan saya Imro'atus Sholihah dari Jombang Bu, ijin bertanya,
1. Bagaimana cara melejitkan prestasi dengan menulis?
2. Bagaimana cara fokus menulis hingga berprestasi?
Bu Rita tersenyum kemudian memindahkan layar slide nya. ”Dengan mengikuti kompetisi lomba blog, essai, karya ilmiah, cerpen, puisi dan lain-lain,” jelas beliau.
"Cara fokus menulis harus rajin research tentang tema yang dilombakan." lanjutnya.
”Saya lanjut bapak ibu, ada banyak sekali manfaat menulis dilihat dari sudut pandang para ahli dan dari segi kesehatan.
”Alhamdulillah materi sudah selesai saya sampaikan, silahkan di lanjutkan Bunda Ewi,” jelas Bu Rita.
”Sungguh luar biasa prestasi Bu Rita, semoga bisa menularkan pada bapak ibu disini, silahkan kalau ada yang ingin bertanya,” jelas Bu Helwiyah.
Andini nampak mengangkat tangannya, ”Assalamualaikum, ijin bertanya ibu, saya Andini dari Kalimantan Tengah, selama ini saya senang menulis fiksi, sebagai guru dan juga penulis apakah kita harus menguasai semua bentuk tulisan atau cukup berada di ranah yang memang kita sukai saja?” tanya Andini.
”Walaikumsalam,” jawab serentak para peserta dalam ruangan.
”Tidak dipungkiri kebanyakan kita yang wanita pasti awalnya senang menulis fiksi , it's ok kembangkan saja. hanya saja sebagai guru kita juga dituntut menulis ilmiah, seperti PTK, essay dan lain-lain, tinggal disesuaikan saja.” jelas Bu Rita.
Lina yang berada di sebelah Andini juga nampak mengangkat tangannya untuk bertanya.
”Assalamualaikum warahmatullahi wabarokaatuh. Izin bertanya Bu guru. Saya Lina dari Makassar.
Biar Fokus menulis agar bisa menumbuhkan alur cerita yang bisa di mengerti pembaca itu bagaimana bu
”Walaikumussalam wr.wb.” jawab serentak peserta ruangan.
”Tulis aja bu hingga tuntas ide yang ada dipikiran kemudian setelah selesai baca berulang-ulang ketika kurang bahan banyak membaca yang sesuai ide kemudian minta tolong sama teman untuk membaca tulisan kita dari pembaca kita ketahui apakah tulisan kita itu sudah dimengerti atau masih perlu diperbaiki,” jawab Bu Rita
”Terima kasih jawabannya Bu Rita, sangat menginspirasi,” jawab Lina antusias.
”Sama-sama ibu.”
Tak terasa waktu pertemuan sudah selesai, setelah penutupan dan acara ramah tamah. Seluruh kegiatan pelatihan tersebutpun akhirnya selesai. Bu Rita meninggalkan beberapa
Berikutnya adalah beberapa tautan pribadi milik Bu Rita yang dapat diakses, didalamnya tentu saja memuat berbagai ilmu kepenulisan dan seluk beluk blog.
www.catatangurumilenial.wordpress.com
https://www.youtube.com/watch?v=gPL8PasXB_I&t=66s
Terimakasih atas materi yang penuh motivasi dan inspirasi.
Salam hangat dari saya di Seruyan, Kalteng.
Dewi Indria, S.Si





Keren bu dewi👍
BalasHapus