Menuju Komik Digital

Resume enam belas
Senin 14 Februari 2023
Tema: Menulis Buku Cerita Digital
Nara Sumber: Nur Dwi Yanti, S.Pd
Moderator: Dail Ma'ruf, M.Pd

Hari ini adalah hari ketiga Andini berada di Kota Batu Malang, udara yang sejuk terasa sangat menyegarkan di pagi hari, hamparan sawah dan indahnya pegunungan begitu menyejukkan hati, sungguh begitu indahnya ciptaan Allah. Kota Batu berada di dataran tinggi dengan ketinggian 700 sampai 1.800 meter di atas permukaan laut. Tak heran kalau udara di kota ini terasa dingin, suhu udara rata-rata mencapai 11-22 derajat Celcius.  

Andini dan Lina teman sekamarnya segera menuju ruang makan untuk sarapan. Menu kali ini nasi goreng dengan berbagai pilihan lauk, ada ayam goreng, udang krispi, telur ceplok, acar, dan juga kerupuk. Andini dan Lina makan di bagian pojok ruangan yang menghadap jendela besar dengan pemandangan pegunungan Gunung Arjuna yang memiliki ketinggian 3339 meter.

Selesai sarapan Andini beserta Lina dan peserta lainnya segera menuju ruang Aula pertemuan. karena biasanya materi pertama disampaikan pada jam 7 pagi.

Andini dan Lina begitu bersemangat mengikuti pertemuan kali ini. Mereka memilih duduk di kursi baris pertama. Pak Dail Ma'ruf, selaku moderator telah masuk dan berdiri didepan ruangan untuk mengecek kesiapan peserta. Beliau mulai mengecek kehadiran dalam kelas belajar ini. 

Beliau juga menjelaskan materi kali ini tentang Menulis Buku Cerita Digital yang akan diampu oleh Bu Nur Dwi Yanti, S.Pd sebagai dosen utama. 

https://sites.google.com/guru.sd.belajar.id/nurdwiyanti/profil

Andini asyik membuka ponselnya dan menghapus beberapa memorinya. Lina melirik Andini yang asyik dengan ponselnya.

”Apa yang sedangkan kamu lakukan, asyik banget dengan ponselmu," tanya Lina.

Kosongkan dulu memori ponselmu!" bisik Andini.

"Kenapa?" Lina bertanya dan menatap Andini. 

"Siapa tau langsung praktek. Karena biasanya kalau berbicara tentang digital pasti berkaitan dengan ponsel dan memori." jelas Andini. Lina mengangguk paham. 

"Aku hapus dulu aplikasi games ku aja." gumamnya.

Engga sayang tu games nya, kulihat kamu selalu main game,” Andini terkikik geli. 

Tak berapa lama Bu Nur Dwi Yanti, S.Pd yang biasa disapa Bu NDY masuk dengan senyum manis diwajahnya. Beliau memperkenalkan diri.

Beliau kelahiran Bandung, 30 Mei 1974 yang sekarang bertugas di SDN Muncul 03 Kota Tanggerang Selatan dan jauh-jauh datang ke Kota Batu untuk memberikan materi yang luar biasa ini. 

Setelah berkenalan dan menyapa seluruh peserta, Beliau langsung menyampaikan materi mengenai Menulis Buku Cerita Digital. Bu NDY mengarahkan peserta pelatihan untuk mengakses aplikasi 

quizizz. https://quizizz.com/join?gc=125351

"Silahkan akses tautan pada layar infokus, melalui ponsel masing-masing." kata Bu NDY.

"Tuh, bener kan? beberapa kali Aku ikut pelatihan digital biasanya akan langsung praktek, materi seperti ini yang aku suka." bisik Andini. Lina kembali mengangguk menyetujui.

Betul saja, mereka berdua langsung asyik menyimak materi yang disampaikan dimulai dengan penjelasan mengenai pengertian buku digital yang ada di ponsel mereka.

Bu NDY mengemukakan bahwa Buku Digital adalah salah satu jenis buku atau bacaan yang hadir dalam bentuk softcopy atau elektronik yang kemudian bisa dibaca menggunakan perangkat digital baik itu smartphone maupun komputer (PC dan laptop).

"Din, apakah ini sama dengan e-book, ya?" tanya Lina pelan.

"Ya." Andini mengangguk tanpa berpaling karena asyiknya menyimak materi.

Beliau juga mengungkapkan bahwa konsepnya seperti menulis buku cetak biasa, lalu dikonversi ke dalam beberapa aplikasi, dilengkapi dengan gambar dan suara. Hasil akhirnya bisa juga dalam bentuk komik yang menarik.

"Berikutnya, mari kita lanjutkan dengan fungsi dan tujuan buku digital." seru Bu NDY. Layar infokus pun Berganti begitu juga layar ponsel Andini dan Lina.

”Fungsi e-book sendiri sebagai salah satu alternatif media belajar dan media berbagi informasi. Sedangkan tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan bagi pembuat konten untuk menyampaikan info dengan mudah dan menarik, mempermudah proses memahami materi ajar, dan juga melindungi informasi yang disampaikan.” jelas Bu NDY.

”Bu NDY menambahkan, bahwa kelebihan dari buku digital adalah informasi tidak mudah hilang atau rusak. Lain halnya dengan  buku berbasis kertas. Jika tidak terawat dengan baik, maka dalam kurun waktu tertentu akan rusak. Baik itu dimakan rayap, terkena air, atau bahkan terbakar.” tambah Beliau. 

"Sampai disini, ada yang mau ditanyakan?" Bu NDY mengedarkan tatapannya. 

Karena rasa penasarannya, Andini mengangkat tangan untuk bertanya.

"Ya, silahkan ibu sebutkan namanya dulu!" Bu NDY mempersilakan.

“Perkenalkan nama saya Andini berasal dari Seruyan Kalimantan Tengah. Dari pemaparan ibu tadi, apa ada kelebihan lain dari e-book atau buku digital ini kemudian apa saja jenisnya bu?” 

“kelebihan e-book atau buku digital selain tidak mudah rusak juga dibuat sangat praktis, dari segi fisik juga efisien karena kita tidak perlu berat-berat membawa buku yang tebal. Kemudian, e-book juga bisa diakses ke mana saja dan yang pastinya mengurangi penebangan pohon karena tidak menggunakan kertas. Selain itu, e-book juga bisa di kustomisasi sesuai dengan kebutuhan kita. Jenis e-book ini pun beragam, ada E-pub (elektronik publication), Mobi (MobiPocket), PDB (Palm Database File) dan KF8. Bagaimana Bu Andini?” 

"Sudah sangat jelas Bu, Terimakasih banyak,” jawab Andini.

”Ada lagi yang mau bertanya,” tanya Bu NDY 

Tiba-tiba Lina mengangkat tangannya juga untuk bertanya.

”Silahkan ibu sebut nama dan asalnya,”

”Terimakasih Ibu. Nama Saya, Lina Karlina dari Makasar. Ingin bertanya mengenai format buku digital."

”Baik terimakasih Bu Lina dari Makasar, jenis format buku digital yang sudah umum dan mungkin kita pun pernah menggunakannya adalah EPUB, MOBI, PDB, PDF, dan KFF.

Kembali Andini mengangkat tangan

"Ya, Bu Andini, silahkan!" ucap Bu NDY.

"Bu, ketika kita menggunakan aplikasi power point, MS Office, Canva, Powtoon untuk menampilkan suatu konten, apakah sudah termasuk kriteria buku digital?"

"Ya, tentu saja termasuk. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat dikolaborasikan dengan aplikasi pendukung seperti untuk gambar dapat menggunakan adobe photoshop, ibis paint, medibang, pixelLab, pinterest, video editor, serta aplikasi yang lainnya. Begitu, Bu Andini."

"Bu, boleh bertanya lagi?" kali ini Lina yang mengangkat tangan.

"Tentu saja, silahkan Bu Lina." Bu NDY mempersilakan.

"Terimakasih Bu, apakah aplikasi novel online termasuk buku digital? setau Saya ada yang namanya webtoon."

”Betul sekali Bu, selain itu ada banyak aplikasi yang bisa kita manfaatkan secara gratis seperti Google Play Book, iPusnas, Wattpad, dan juga Gramedia.” jelas beliau. 

kita lanjutkan materi berikutnya mengenai aplikasi dan buku digital berbasis web." tuturnya.

Fokus peserta kembali ke materi pada layar  infokus yang berada didepan. Bu NDY melanjutkan materi aplikasi pemformatan buku digital. Serta memberi contoh buku cerita digital karya beliau yang sudah memiliki haki.

"Bagaimana, masih ada pertanyaan?" 

Para peserta masih terpesona dengan materi yang diberikan oleh Bu NDY, mereka lebih memilih diam.

"Hmm, baiklah jika sudah paham semua. Saya akhiri pertemuan kita kali ini. Terimakasih atas waktu dan semangat bapak ibu dalam pembelajaran kita kali ini, luar biasa para peserta yang begitu antusias, semoga kita akan bertemu kembali dilain waktu. Terimakasih." Bu NDY mengakhiri pertemuan disambut dengan tepuk tangan yang begitu meriah.

Terimakasih atas ilmu baru yang begitu menginspirasi.
Kuala Pembuang, Selasa 14 Februari 2023
Salam manis,
Dewi Indria, S.Si

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resum pertemuan 1 KBMN PGRI angkatan 28

Resume pertemuan ke 7 KBMN PGRI 28

Soal KSTK KEBUMIAN 2020