Saat hati dan fikiran kita gelisah, maka bersujudlah menghadapNya dan rasakan ketenangan dihati

 



Kuala Pembuang, Rabu 11 Januari 2023

Setiap orang tidak akan pernah lepas dari yang namanya cobaan, baik cobaan dalam bentuk sakit, kekurangan harta, ditinggalkan oleh orang yang kita cintai maupun cobaan lainnya sehingga membuat hati kita menjadi sedih dan gelisah.

Dan tak semua kesedihan bisa kita ungkapkan dengan orang lain sehingga kita bisa berbagi kesedihan tersebut, namun ada kalanya kadang kita cuma bisa menyimpan semua kesedihan tersebut sendiri sehingga terasa begitu berat beban yang kita rasakan karena mungkin kita bingung bagaimana cara kita bisa berbagi semua beban kita pada orang lain.

Satu hal yang terkadang kita lupa bahwa ada Dzat yang akan selalu mendengar dan merasakan semua keluh kesah kita saat kita mengadu kepadaNya. Dzat yang akan dengan setia mendengarkan semua curhatan hati kita saat semua orang mungkin tidak ada yang perduli ataupun bisa membantu kita saat menghadapi musibah tersebut.

Allah Ta'ala adalah sebaik-baiknya pendengar bagi setiap makhluk yang mengadu kepadaNya. Dzat yang selalu mengabulkan semua doa hamba-hambanya yang memohon kepadaNya. Dzat yang selalu bisa menyimpan semua duka dan lara kita. Dzat yang selalu memberikan ketenangan dalam hati setiap hambaNya.

Maka bersujud lah kita memohon kepadaNya dalam sujud malam kita yang panjang, curahkan semua keluh kesah kita kepadaNya, mintalah apa yang menjadi keinginan kita karena hanya Dia lah sebaik-baiknya pengabul doa. Dan rasakan apa yang terjadi dalam hati kita. Kemudian teruslah berikhtiar, sabar dan tawakal lah akan hasil terbaik yang akan Dia berikan. 

Serta teruslah ber husnudzon dalam menghadapi ujian dari Allah Ta’ala, dalam keadaan tertimpa ujian dan musibah, manusia seharusnya makin mempertebal rasa husnudzon kepada Allah Ta’ala, karena semua yang dialami dalam kehidupan manusia, pasti memiliki hikmah yang besar nantinya. 

Caranya agar kita berprasangka baik di saat menerima ujian atau cobaan dari Allah Ta’ala yaitu dengan bersabar dan selalu yakin ini adalah yang terbaik yang diberikan Allah untuk umatnya.

Dalam sebuah hadis qudsi dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

Sebagaimana firman Allah sebagai berikut:”Aku selalu menuruti persangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Apabila ia berprasangka baik maka ia akan mendapatkan kebaikan. Adapun bila ia berprasangka buruk kepada-Ku maka dia akan mendapatkan keburukan.” (H.R. Tabrani dan Ibnu Hibban).

Selalulah berdoa dengan sebaik-baiknya doa. Doa ini bisa dilantunkan ketika kita telah berusaha keras untuk keluar dari kesulitan tetapi belum menemukan jalan yang tepat.

“Hasbiyallahu lidiini hasbiyallahu lidun-yaaya, hasbiyallahu limaa ahammanii, hasbiyallahu limam baghaa ‘alayy, hasbi-yallahu liman kaadanii bisuu’, walaa haula walaa quwwata illaa billaah.”

Artinya:

“Cukuplah Allah (sebagai penolongku) dalam (urusan) agamaku, cukuplah Allah (sebagai penolongku) dalam (urusan) duniaku, cukuplah Allah (sebagai penolongku) dalam kesusahanku, cukuplah Allah (sebagai penolongku) dalam menghadapi orang yang berbuat aniaya kepadaku, cukuplah Allah (sebagai penolongku) dalam (menghadapi) orang yang melakukan tipu daya jahat kepadaku. Tiada daya upaya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah.”

Tetap teruslah berdoa dan janganlah berputus asa, semoga Allah akan segera mengabulkan semua doa-doa kita, Aamiin.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resum pertemuan 1 KBMN PGRI angkatan 28

Resume pertemuan ke 7 KBMN PGRI 28

Soal KSTK KEBUMIAN 2020